Ulama Dayah Aceh dan FPI Akan Mengamuk Jika Konser Cita Citata Dilaksanakan

Ulama Dayah Aceh dan FPI Akan Mengamuk Jika Konser Cita Citata Dilaksanakan
Foto: Ditanda tangani bersama pernyataan sikap dan alasan menolak Cita Citata

Bapernet.com – Kabar diselenggarakannya konser Cita Citata pada tanggal 12 Juli 2016 Mendatang di Lapangan Bola Gampong Simpang Peut Kec. Kuala Kab. Nagan Raya kian menyebar luas. Dan konser tersebut dikutuk keras Oleh FPI Nagan Raya dan Ulama Dayah Aceh Darussalam. Melalui Neldi Isnayanto, S. Sos selaku Ketua DPW FPI Nagan Raya kami medapatkan beberapa informasi terbaru terkait konser 12 Juli 2016 tersebut.

Negeri para Raja Aceh Darussalam yakni Nagan Raya pada 12 Juli 2016 akan diinjak-injak dan dikotori oleh penyanyi murahan Cita Citata dengan mengadakan konser yang tidak sesuai dengan Adat Istiadat Aceh Darussalam dan juga melanggar Syariat Islam.

Menanggapi rencana keji dan mungkar tersebut, Ulama Dayah Aceh dari berbagai Dayah di Nagan Raya termasuk Abi Husaini dari Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) menolak keras rencana konser tersebut dan sudah ditanda tangani. Bukan hanya Ulama Dayah saja, sejumlah ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) Nagan Raya juga menolak diadakannya konser Wanita Murahan tersebut.

Seperti dikabarkan oleh SeuramoeMekkahNews pada Kamis, 30/06/2016 sore, AlMujahid Neldi Isnayanto atau lebih dikenal dengan Abu Nagan yang juga murid dari pada Al Mujahid Abi Muslem Attahiri atau dikenal dengan Abi Mujahidin (Ketua FPI Aceh Darussalam) yang juga murid dari pada Ulama Besar Kharismatik Aceh Darussalam yakni Abati Babah Buloh.

Selain melanggar Syariat Islam Abu Nagan menjelaskan bahwa “Kami mempelajari ada kesalahan administrasi dalam permohonan izin, dimana mereka memohon izin kegiatan untuk tanggal 10 Juli 2016 akan tetapi pada brosur dan spanduk yang sudah di sebarkan itu tertera tanggal 12 Juli 2016, disitu mereka juga terdapat kesalahan besar dalam administrasinya, semua pihak tahu aturan administrasi yang benar dan berlaku” pungkas ketua FPI Nagan Raya.

“Dalam beberapa hari belakangan ini ada oknum Panitia Konser menelpon saya untuk diberikan uang pelicin supaya konser tersebut berjalan dengan lancar, namun saya menolak dan mengingatkan kepada seluruh panitia agar panitia Jangan coba-coba abaikan Telunjuk Ulama.” Tegasnya.

“Jika konser tetap diadakan, maka kami akan menghadang dan mengusirnya dari aceh,  hidup didunia ini tidak akan lama, berjuang atau tidak kita pasti mati, namun mati berjuang di jalan Allah adalah kenikmatan yang tiada tara” Tutup Abu Nagan.

Sementara itu, sejumlah tanda tangan dari Ulama dan Ormas Islam di Nagan Raya terhadap penolakan pelaksanaan konser wanita murahan Cita Citata membuktikan kepada Burkiek (penggemar Bergek-red) bahwa tudingan mereka terbantahkan bukan hanya artis local saja yang mereka tolak, Namun semua konser yang melanggar dengan Syariat Islam dan adat istiadat aceh maka Wajib ditolak.

Hal senada muncul dari Said Hamazali, pengusaha Muda Nagan Raya juga menolak Cita Citata untuk konser di Nagan Raya.

“Kita masih dalam suasana silaturahmi dihari Raya Idul Fitri 1437H jadi jangan diusik dengan hiburan yang tidak bermanfaat. Aceh berbudaya Islam, Islam di Aceh sudah menjadi darah daging. Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa saya sangat mendukung langkah langkah Ulama.”

Nara Sumber: Neldi Isnayanto, S. Sos

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s