Noraknya Kelakuan Orang Kaya Jakarta Di Jalanan

Noraknya Kelakuan Orang Kaya Jakarta Di Jalanan
Toyota Land Cruiser dihentikan karena kedapatan memiliki tiga pelat nomor polisi berbeda

Bapernet.com, Jakarta – Memiliki uang yang banyak dan mampu membeli beberapa mobil mewah tidak menjadikan sejumlah orang kaya di Jakarta memiliki etika dan tertib. Begitu banyak kasus pelanggaran lalu lintas serta sikap tak terpuji yang ditunjukkan oleh mereka di jalan raya.

Sebagian publik di Jakarta tentu saja masih ingat saat seorang netizen bernama Elisa, ia membagikan pengalamannya saat antre di gerbang tol. Tepat di depannya ada Toyota Camry yang kehabisan saldo saat hendak tap di gerbang E-Toll.

Petugas pintu tol meminjamkan kartu milik Elisa. Namun begitu masuk tol, tak ada satu kata pun yang terucap termasuk terima kasih. Pengemudi Camry itu langsung tancap gas.

Parahnya, pengemudi mobil Camry tersebut hanya memberikan ganti rugi berupa uang koin sebesar Rp 3.200. Tentunya, jumlah uang recehan ini tidak cukup untuk menggantikan tarif tol yang sudah digunakan.

Yang lebih parah lagi adalah aneka pelanggaran lalu lintas yang dilakukan di jalanan dan membahayakan orang lain.

Kerap terjadi pengemudi mobil memutar balik arah di jalan tol dan mencoba menerobos arus lalu lintas. Ini merupakan tindakan yang sulit dipahami dengan akal sehat. Bagaimana jika terjadi tabrakan atau kecelakaan fatal.

Sosiolog, Musni Umar mengkritik kaum elite di Jakarta yang cenderung hanya tertarik untuk bergonta-ganti mobil, tapi tidak diikuti dengan sikap yang positif.

“Fenomena memiliki mobil yang banyak telah menjadi tren kehidupan masyarakat kelas menengah atas sebagai simbol kemewahan. Gonta-ganti mobil telah menjadi budaya hidup masyarakat kelas menengah atas yang hedonistik,” kritik Musni Umar beberapa waktu lalu.

Seringkali juga kita lihat mobil-mobil mewah ini menempelkan stiker TNI atau Polri atau malah menggunakan pelat nomor palsu TNI. Mereka berlaku sangat arogan di jalan. Pihak TNI dan Polri sudah berkali-kali merazia mobil-mobil berpelat nomor palsu ini. Tapi tetap saja ada yang nakal.

Terakhir, baru saja kemarin terjadi, uji coba sistem ganjil genap dilakukan pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya. Pemberlakuan kebijakan ini masih dalam tahap sosialisasi.

Sebuah Toyota Land Cruiser dihentikan karena kedapatan memiliki tiga pelat nomor polisi berbeda yang terpasang secara bertumpuk di kendaraan untuk mengakali petugas. Diduga tiga pelat nomor itu agar bisa lolos sistem lalu lintas ganjil genap.

Intan Berlian, Staff Sekretariat Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta mengatakan, pengungkapan kepemilikan tiga pelat untuk satu kendaraan berawal saat ia mendapati mobil melintasi kawasan Bundaran HI dengan nopol B 1541 SJO, sekitar pukul 08.00 WIB. Mendapati nopol yang tidak sesuai dengan tanggal genap, maka kendaraan itu dihentikan.

“Saat dicek pelatnya kita melihat ada keganjilan. Benar saja begitu kita coba angkat ternyata ada dua pelat nopol lain yang terpasang bertumpuk,” ujar Intan.

Memalukan memang.

Sumber: merdeka.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s