Jual Sawah demi Jadi Polisi, Bripda Muhlis Bunuh Bidan Cantik

Jual Sawah demi Jadi Polisi, Bripda Muhlis Bunuh Bidan Cantik
Harmawati Foto: facebook.com/armha.exmhoetz

Bapernet.com – Si bidan cantik yang mayatnya ditemukan membusuk di Bone adalah Harmawati. Ia dibunuh oleh kekasihnya Bripda Muhlis, polisi yang bertugas pada Direktorat Sabhara Polda Sulawesi Selatan.

Muhlis kini telah ditahan di Mapolres Bone demi mempertanggungjawankan perbuatan sadisnya. Muhlis membunuh Harmawati setelah ia empat tahun gabung dengan “Korps Bhayangkara” tersebut.

Akibat perbuatannya, Muhlis kini terancam diberhentikan secara tidak hormat, padahal perjuangannya untuk menjadi seorang polisi terbilang tidak mudah.

Orangtua  Muhlis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, harus membanting tulang demi mengumpulkan uang untuk pendaftaran polisi.

Informasi dari TribunBone.com memberitakan bahwa jika sawah dan ternak milik orangtua Muhlis terpaksa dijual agar Muhlis lolos saat mendaftar.

Namun, belum diketahui berapa nominal uang yang dihabiskan Muhlis selama proses pendafataran polisi, empat tahun lalu.

Sebelum ia membunuh si bidan cantik, Muhlis dan orangtuanya juga harus kerja keras untuk mengumpulkan uang panaik (mahar) demi melamar sang kekasih.

“Uang panaik-nya Rp 50 juta,” kata Andi Muhammad Ridwan, Kepala Desa Lappo Bosse, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Jumat (19/8/2016).

Namun, gadis akan dilamar bukanlah Harmawati, melainkan wanita idaman lain di Kajuara. Harmawati adalah gadis dari Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sebelum dibunuh, Harmawati alias Arma, tenaga honorer pada Dinas Kesehatan Sinjai, diduga hamil.

Saat polisi dari Polres Bone dan Polda Sulawesi Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara di kamar kost Harmawati, di Jl Landak Baru, lorong 10, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/8/2016), ditemukan alat tes kehamilan (test pack). Juga susu untuk ibu hamil, dan sebuah kaos berwarna biru bertuliskan “Turn Back Crime”.

“Susu ibu hamil ini sama dengan yang ditemukan bersama korban (Harmawati),” kata penyidik Polres Bone, AKP Harjoko saat olah tempat kejadian perkara. (tri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s