Dagang Es Krim Tak Laku, Pria Ini Nekat Jual Kopi Jessica

Dagang Es Krim Tak Laku, Pria Ini Nekat Jual Kopi Jessica
Sefri Haris, warga kawasan Kedinding Loh, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, memproduksi kopi dengan label Jessica Coffeemix

Bapernet.com, Surabaya – Selain pembuat snack yang diberi label bikini atau bihun yang sempat heboh dan mengundang banyak kontroversi itu. Kini kehebohan serupa juga dilakukan oleh Sefri Haris, warga Kedinding Loh, Gang Palem III No 66, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

Sefri adalah seorang penjual es krim. Karena usahanya sepi pembeli, ia pun memutar otak untuk membayar uang kontrakan rumah.

Nama Jessica Kumala Wongso, terdakwa yang sedang terjerat kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin pun terlintas di benaknya. Sampai akhirnya ia banting setir dengan membuatkan kopi kemasan Jessica Mix dengan gambar Jessica.

Dagang Es Krim Tak Laku, Pria Ini Nekat Jual Kopi Jessica
Sefri Haris, warga kawasan Kedinding Loh, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, memproduksi kopi dengan label Jessica Coffeemix

Demi membayar biaya kontrakan dan biaya hidup keluarganya, Sefri mencoba peruntungan. Pria berusia 29 tahun ini memproduksi kopi dengan label Jessica Coffeemix.

Nama Jessica tersebut diambil dari terdakwa “kasus kopi sianida”, Jessica Kumala Wongso. Sefri yang sebelumnya berprofesi sebagai penjual es krim ini mengatakan bahwa sejak tiga bulan terakhir ini barang dagangannya sepi dari pembeli. Padahal, ia harus membayar sewa rumah kontrakan.

“Usaha es krim saya sepi dan pada bulan Juli saya beranikan diri banting setir membuat kopi kemasan Jessica Mix,” ucap Sefri.

Tampak kemasan kopi tersebut ada gambar Jessica Kumala Wongso dan bertuliskan “Asli Tanpa Standar. “Dalam bungkusnya tersebut juga ada logo halal yang diproduksi oleh CV Ras Muhammad,” ucap Sefri.

Sefri juga menjelaskan bahwa kopi siap seduh buatannya itu menggunakan bahan kopi Liberica dicampur kopi robusta dan dijual dengan harga Rp 15 ribu untuk satu kemasan 150 gram.

Sefri juga mengaku hampir putus asa karena kopi buatannya itu tidak laku saat dia mencoba menawarkannya di toko-toko.

Namun, Sefri masih saja optimistis dengan kopi buatannya karena menggunakan nama seorang terdakwa Jessica yang sedang terjerat kasus dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Dan akhirnya, seorang teman Sefri yang menyarankan untuk mengunggah foto kopi itu ke media sosial Facebook. Hasil, kopinya mulai banyak yang memesan.

“Semenjak saya upload di Facebook, kopi buatan saya mulai dikenal dan sejak saat itu pula mulai banyak yang pesan,” ujar Sefri.

Saat disinggung mengenai penggunaan foto Jessica, Sefri mengaku belum melakukan izin dan dirinya juga mengaku hanya iseng saat membuat.

“Namanya saja usaha buat tambahan, Mas, dan kalau misalnya Mbak Jessica saat ini ada di Surabaya, pasti saya minta izin. Tetapi berhubung Mbak Jessica masih di Jakarta dan rumahnya saya tidak tahu, ya jadinya saya belum izin, Mas,” kata Sefri.

Sefri juga bersedia meminta maaf dan mau menghentikan produksi kopinya jika ada tuntutan dari Jessica.

“Ya saya minta maaf, Mas, kalau memang saya salah dan saya siap untuk menghentikan produk kopi Jessica saya,” ujar produsen Jessica Coffeemix tersebut. (Liputan6)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s