Guru Olahraga Dianiaya Orangtua Murid hingga Berdarah

Guru Olahraga Dianiaya Orangtua Murid hingga Berdarah
Guru Olahraga Kornedi saat membuat laporan (foto: Sigit/Inews TV)

Bapernet.com, GUNUNG MAS – Lagi, aksi penganiayaan terhadap tenaga pendidik oleh orangtua siswa kembali terjadi. Kenyataan pahit kali ini menimpa Kornedi (55) salah seorang guru di SDN Kurun 4, Kualar Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Korban mengalami luka di bagian kepala setelah didorong oleh orangtua murid berinisial Y (41).

Kepala Sekolah SDN Kurun 4, Herson menceritakan, seperti biasa murid-murid SDN Kurun 4 melaksanakan senam pagi sebelum mereka masuk kelas dan belajar.

Namun pada pagi itu terdapat beberapa murid yang terlambat. “Ada lima murid yang saat itu terlambat. Saat itu anak yang terlambat senam dipanggil ke depan. Guru yang namannya Kornedi itu memberikan arahan,” ujar Herson di sekolahan, Jumat (26/8/2016).

Saat Kornedi tengah memberikan pengarahan kepada para murid yang terlambat tersebut, datanglah orangtua dari salah satu murid yang terlambat.

Tak terduga, tiba-tiba orangtua murid itu langsung mendorong Kornedi yang sedang memberi pengarahan untuk murid yang terlambat. “Sehingga Pak Kornedi jatuh dan kena tanah yang bercampur batu dan terluka,” terang dia.

Tak terima dengan perlakuan orangtua murid yang ternyata juga salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Gunung Mas, Kornedi segera melapor ke Polsek Kurun.

“Pak Kornedi sudah melapor ke kami dan sudah kami periksa,” kata Kapolsek Kurun Iptu I Gede Arya Dharmika.

Berdasarkan dari keterangan Kornedi, sebelum didorong hingga ia jatuh ke tanah. Orangtua murid itu sempat berupaya memukul Kornedi yang saat itu sedang memberikan bimbingan kepada murid yang terlambat sekolah.

“Memang pukulan spontan yang dilayangkan orangtua siswa itu tidak mengenai Kornedi. Hingga akhirnya ia mendorong Kornedi dan jatuh ke tanah hingga mengalami luka di atas bibir dan pada bagian pipi. Merasa keberatan dengan peristiwa tersrsebut, pihak guru membuat laporan,” pungkasnya.

Menurut Kapolsek Kurun, Iptu I Gede Arya Dharmika mengatakan, terlapor Y bisa dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang pengeniayaan ringan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. (Sindo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s